Motor akan Dilarang Pakai Premium?

Rencana Kementrian ESDM membatasi pemakaian premium untuk motor terus menuai kontroversi. Pengendara motor akan dipaksa membeli pertamax. Banyak pihak yang menolak. Tapi the show must go on. Rencananya, pembatasan ini akan mulai diterapkan pada triwulan III tahun ini.
Rombongan MotorAlasannya klasik. Penghematan subsidi BBM. Alasan yang sudah berkali2 diterapkan secara serampangan di negara ini. Yang aneh lagi, subsidi BBM bakal dialihkan ke kendaraan mobil pribadi “jenis tertentu”.
Sepertinya pemerintah memang sudah tidak berpihak pada rakyat kecil. Pengguna motor jelas dari kalangan menengah ke bawah. Sementara pemilik mobil pribadi dari kalangan menengah ke atas. Terus siapa yang bakal menikmati subsidi BBM? Berapa sih, sebenarnya subsidi untuk BBM? Bandingkan dengan kerugian negara akibat kebijakan pemutihan para pengemplang BLBI (baca: koruptor). Seringkali kebijakan pemerintah hanya menguntungkan para pemilik modal dan pemilik kekuasaan, dengan mengorbankan rakyat kecil.
Isu Neolib yang dahulu pernah disematkan pada Pak Wapres Budiono tampaknya menunjukkan pembenarannya. Kita jadi tahu bagaimana cara berfikir pemerintah.
Mudah2an lain kali kita tidak lagi salah memilih pemimpin (perasaan dari dulu pemimpin kita nggak ada yg beres… ya nggak sob?)

Sebaik-baik pemimpin adalah mereka mencintai rakyatnya dan rakyat mencintai mereka. Seburuk-buruk pemimpin adalah mereka membenci rakyatnya dan rakyat membenci mereka.

Iklan

Link Favorit : Buku Gratis dari Diknas

Segala yang gratis-gratis selalu menarik perhatian, khususnya manusia Indonesia (termasuk saya). Apalagi ini buku gratis dari Diknas, di tengah harga2 buku yang melambung selangit. Heran. Semenjak adanya dana BOS untuk buku, semua penerbit kayaknya serempak dan sepakat menaikkan harga buku “disesuaikan” eh.. “menyesuaikan diri” dengan dana BOS.

Dengan semangat sekolah gratis ada di mana-mana (sebenarnya link ini sudah agak lama, tapi lumayan bagi yg belum tahu), bagi para orang tua yang memiliki anak usia sekolah (seperti saya), tentunya link ini bisa sangat bermanfaat.

Silakan menikmati, download sepuasnya. Eit.. jangan lupa register dulu sebelum bisa download.

http://bse.depdiknas.go.id/

Keanehan-keanehan di Traffic Light

Saya seringkali merasa aneh dengan pengaturan lampu lalu lintas atau traffic light. Apakah diatur supaya tertib, atau cuma niat mengganggu pengguna jalan saja, masih belum jelas. (Mestinya buat ngatur tata tertib, kan?)

Contohnya begini. Malam hari, idealnya durasi/ waktu tunggu dipersingkat untuk jalan-jalan yang sudah mulai sepi kendaraan. Atau sebaiknya dinyalakan lampu kuning (oren), supaya pengguna jalan nggak terlalu terhalang namun tetap berhati-hati. Saya masih melihat banyak sekali lampu lalu lintas yg sampai malam hari bahkan dini hari, durasi lampu merahnya masih seperti siang hari. Lama. Ini kan malah berbahaya. Coba kalo tiba-tiba ditodong orang. Jalanan kan sdh sepi…

Selanjutnya, aturan belok kiri jalan terus. Ada juga beberapa perempatan jalan yang menerapkan belok kiri harus ikuti lampu. Idealnya, untuk jalan yg luas/ jalan kecil namun lalu lintas tidak padat, sebaiknya belok kiri silakan jalan terus. Toh, mereka yg belok kiri tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas. Lain halnya jika jalanan sempit atau jalan yg ramai, mungkin bisa diberlakukan yg ikuti lampu. Seringkali saya menemukan perempatan sepi, namun untuk belok kiri harus nunggu lampu …

Ada lagi, yaitu tentang durasi/ waktu tunggu lampu merah. Mbok ya tolong diatur, supaya arus lalu lintas yg padat mendapat prioritas durasi lampu hijau lebih panjang, sementara yg jalur sepi durasi lampu hijaunya dipersingkat. Paling sebel kalau lagi di perempatan, nunggu lampu merah, sementara 3 jalur saling menunggu, yg jalur dapat lampu hijau nggak ada kendaraan yg lewat. Lama lagi.. Beh..