Fiqih ringkas Idul Adha dan Qurban. Semoga bermanfaat..

Kang Aswad

Idul Qurban atau Idul Adha adalah salah satu hari raya umat Muslim yang ditetapkan oleh agama. Di hari tersebut, disyariatkan ibadah udhiyah atau dikenal dengan ibadah qurban, yaitu menyembelih hewan qurban dengan aturan tertentu, dalam rangka taqarrub kepada Allah Ta’ala. Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

الصَّوْمُ يَوْمَ تَصُومُونَ وَالْفِطْرُ يَوْمَ تُفْطِرُونَ وَالْأَضْحَى يَوْمَ تُضَحُّونَ

Hari puasa adalah hari ketika orang-orang berpuasa, Idul Fitri adalah hari ketika orang-orang berbuka, dan Idul Adha adalah hari ketika orang-orang menyembelih” (HR. Tirmidzi 632, Ad Daruquthni 385, dishahihkan Al Albani dalam Silsilah Ahadits Shahihah, 1/440)

Di hari itu juga disyariatkan bahkan dianjurkan untuk berbahagia dan bergembira ria. Sebagaimana diceritakan oleh Anas bin Malik Radhiallahu’anhu:

قدم رسول الله صلى الله عليه وسلم المدينة ولهم يومان يلعبون فيهما فقال ما هذان اليومان قالوا كنا نلعب فيهما في الجاهلية فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم إن الله قد أبدلكم بهما خيرا منهما يوم…

Lihat pos aslinya 2.050 kata lagi

Iklan

Jangan mudah mengikuti emosi sesaat. Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tidak berguna.

BINTANG

 

Kisah ini bercerita tentang bagaimana tragedy ini terjadi antara seorang ibu yang bernama Siu Lan an anak perempuannya Lie Mei di sebuah desa kecil di China.  Siu Lan adalah seorang janda miskin yang memiliki seorang putri kecil yang berumur 7 tahun, yang diberinya nama Lie Mei.

 

Kemiskinan hidup mereka, memaksa ibu dan anak ini untuk membuat sendiri kue-kue dan menjajakannya di pasar untuk biaya hidup mereka berdua. Hidup mereka penuh kekurangan, sehingga membuat Lie Mei tidak pernah bermanja-manja pada ibunya, seperti anak kecil lain.  Maklum dikarena keseharian mereka disibukkan dengan membuat kue dan menjajakannya sepanjang hari.  Apalagi tempat tinggal mereka hanya disebuah desa kecil , sehingga hasil keuntungan dagangan kue merekapun juga sangat minim.

Di suatu ketika, pada musim dingin, saat selesai membuat kue, Siu Lan melihat keranjang penjaja kuenya sudah rusak berat. Lalu, dia berpesan agar anaknya Lie Mei menunggu di rumah saja, karena…

Lihat pos aslinya 501 kata lagi