Belajarlah Untuk Berkata “Cukup”

Alkisah seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib. Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang ak terhingga banyaknya. Mata air itu bisa membuat si petani menjadi kaya raya seberapapun yang diinginkannya sebab kucuran uang emas itu baru akan berhenti bila si petani mengucapkan kata “cukup”.

Seketika si petani terperangah melihat kepingan uang emas berjatuhan di depan hidungnya. Diambilnya beberapa ember untuk menampung uang kaget itu. Setelah semua penuh, dibawanya ke gubug mungilnya untuk disimpan disana. Kucuran uang terus mengalir sementara si petani mengisi semua karungnya, tempayannya, bahkan rumahnya. Masih kurang!

Dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya. Belum cukup, dia membiarkan mata air itu terus mengalir hingga akhirnya petani itu mati tertimbun bersama ketamakannya karena dia tak pernah bisa berkata cukup.

Ada lagi kisah yang mirip dengan yg di atas,  yaitu Legenda dari Bali, Begawan Sidimantra dan anaknya, Manik Angkeran, dan Naga ajaib yang memiliki sisik emas, Naga Besukih.

Manusia tidak akan pernah terpenuhi rasa puasnya. Kebutuhan manusia terbatas, namun keinginan manusia tidak ada batasnya. Jangan biarkan diri kita tersiksa, karena kepuasan yang tidak terpenuhi. Lihatlah karunia Allah yang sudah kita terima. Syukuri apa yg ada, hidup adalah anugrah… (walah malah jadi nyanyi :D).

Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan. Jangan biarkan kerakusan manusia membuat kita sulit berkata cukup. Belajarlah mencukupkan diri dengan mensyukuri apa yang ada pada diri kita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia.

La In Syakartum La Aziidannakum Wa Lain Kafartum Inna ‘Adzaabi La Syadiid.
Jika kamu bersyukur atas nikmat yang Ku-berikan kepadamu, maka akan Aku tambah nikmat itu, tapi jika kamu mengingkarinya (tidak mau bersyukur), maka ingatlah bahwa siksa-Ku sangatlah pedih.

Fain Tauddu Ni’matallahi La Tukhsuuha.
Apabila Kamu Menghitung Nikmat Allah maka kamu tidak akan bisa menghitungnya.

2 thoughts on “Belajarlah Untuk Berkata “Cukup”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s