Sulitnya Menjadi Muslim Minoritas

Menjadi Muslim di negara2 yang mayoritas non-Muslim memang sulit. banyak aturan2 yang mengekang kebebasan beragama, bahkan di negara2 yang MBAHnya DEMOKRASI. Belum lagi sulitnya mencari makanan yang Halal, tempat sholat yang terbatas, kecurigaan2, intimidasi, bahkan sampai pembunuhan HANYA karena beragama Islam.
Masih segar dalam ingatan, seorang wanita dibunuh di depan Hakim, pada saat ia bersaksi atas tuntutan pembunuhan yang dilakukan terdakwa atas suaminya. Aparat keamanan sangat lambat bereaksi.
Berita2 berikut menambah daftar panjang bahwa demokrasi di negara mbahnya demokrasi berarti “apapun boleh asal bukan Islam

check this out,
1. Mengaku Muslim, Sopir Taksi di New York Ditusuk Penumpangnya, kejadian di Amerika
2. Ramadhan Ini, Pekerja Muslim Italia Dilarang Puasa, kejadian di Italia

Mengaku Muslim, Sopir Taksi di New York Ditusuk Penumpangnya
Kamis, 26 Agustus 2010 | 13:45 WIB

TEMPO Interaktif, New York – Seorang sopir taksi ditusuk penumpangnya ketika dia mengaku Muslim, demikian keterangan pengurus persatuan sopir taksi kepada CNN.

Polisi telah mengetahui identitas pelaku, Michael Enright, seorang pemuda 21 tahun berkulit putih.

Pejabat kepolisian New York Mark Nell mengatakan, Enright bakal dituntut empat dakwaan, temasuk percobaan pembunuhan dan tindak kriminal lainnya.
Baca lebih lanjut

Iklan

Tolak Rencana Pembakaran Al-Qur’an pada Peringatan 11 September !!

Sebuah gereja di Florida, Amerika Serikat menyeru untuk membakar Al Qur’an, pada tanggal 11 September selama perayaan tahunan kesembilan memperingati serangan 11 September. Gereja Kristen yang terletak di wilayah Gainesville tersebut mengatakan berusaha untuk menjadikan peringatan tersebut “hari dunia untuk membakar Al-Qur’an”.

Telah diluncurkan sebuah halaman di situs jejaring sosial populer “Facebook” untuk mengumpulkan sebanyak mungkin orang yang berpartisipasi dalam perayaan tersebut, yang menulis didalamnya perkataan yang menghina Islam untuk mengumpulkan sebanyak mungkin anggota.

Halaman tersebut juga mengatakan bahwa tujuannya “untuk memberikan kesadaran kepada orang-orang tentang bahaya Islam dan bahwa Al-Qur’an menjerumuskan manusia ke neraka Jahanam, dan kami ingin mengembalikan Al-Qur’an ke lokasi asalnya: yaitu neraka”, menurut laporan surat kabar Inggris “The Independent” 28/7/2010. Dan gereja tersebut menggambarkan dirinya sebagai sebuah “Gereja Perjanjian Baru yang berdasarkan Alkitab yang suci”, dan dia memiliki sejarah pernyataan yang provokatif seputar Islam.

Penanggung jawab dan pemilik Gereja tersebut Terry Jones baru-baru ini menerbitkan sebuah artikel berjudul “Islam adalah Iblis dan memasang papan besar di luar gereja yang berisi tema artikelnya .Penulis Inggris Tom Mendilsn dalam laporannya ketika mengomentari langkah ini”: ini berita yang tidak menyenangkan, dan memberikan kontribusi terhadap meningkatnya fenomena kebencian terhadap Islam dan umat Islam di Amerika Serikat dan Barat”.

Mayoritas peserta di halaman Facebook yang menyerukan perayaan dengan membakar Al-Qur’an menentang keras gagasan tersebut, dimana salah satunya menganggap para penyerunya adalah orang-orang bodoh bahwa mereka adalah penganut rasisme, kebencian dan kekerasan. Dan mengatakan bahwa gagasan tersebut adalah tragis dan sangat menyedihkan, dan menuntut penutupan situs yang menyinggung Agama oleh pengelola Facebook.

Fenomena meningkatnya permusuhan terhadap Islam ditandai dengan pelemparan granat di sebuah masjid di Jackso Neville di Florida awal tahun ini. (ar/alarabiya)

Sumber : Voice of al – Islam, Tanggal Akses 02 Agustus 2010

Lagi2 HTI dan FPI bisa jadi andalan, pada saat yg lain pada bengong 🙂
HTI dan FPI demo menolak rencana pembakaran Al-Qur’an. Yang lain juga ditunggu kontribusinya untuk menolak rencana gila-gilaan ini.

Cek berita ini.

HTI Desak Penguasa Gagalkan Rencana Pembakaran Alquran

Jakarta,- Sekitar 300 massa Hizbut Tahrir Indonesia melakukan aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jum’at (27/8) siang di Jakarta. Massa mengecam ajakan salah satu sekte Kristen di Amerika yang mengajak siapa saja untuk membakar Alquran pada peringatan 9 tahun tragedi WTC/911 11 September mendatang.

Meski tengah menjalankan ibadah puasa, massa tetap semangat meniakkan takbir di tengah teriknya matahari mendesak pemerintah AS untuk menggagalkan rencana sinting warganya. Massa pun mengacung-acungkan poster yang di antaranya berbunyi: Libas Pembakar Al-qur’an; Hanya dengan Khilafah Kemuliaan Islam Terjamin; Selamatkan Islam dengan Khilafah; Jawab Bencana Pembakaran Al-qur’an dengan Jihad.
Baca lebih lanjut

Rokok Elektronik Dilarang Beredar

Rokok ElektronikPERINGATAN PEMERINTAH: “MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN DAN MENYEBABKAN EMOSI SEKELILING ANDA !”

Buat temen2 yang sudah kadung menganggap bahwa rokok elektronik (halo mas egre 🙂 ) adalah solusi sehat buat para perokok karena tidak menghasilkan asap rokok, waspadalah.. waspadalah..
Ternyata rokok elektronik JAUH lebih berbahaya dibandingkan rokok konpensional. Itulah sebabnya BPOM melarang peredaran rokok elektronik ini.

Cek beritanya gan.

JAKARTA l SURYA Online — Keberadaan rokok elektronik yang mulai marak diperjualbelikan di daerah-daerah tertentu menimbulkan kekhawatiran karena rokok ini dapat memicu kematian. Badan Pengawas Obat dan Makanan menegaskan pelarangan terhadap peredaran rokok elektronik karena efek yang ditimbulkan lebih berbahaya dibanding rokok biasa.

“Tidak ada negara yang setuju penggunaan rokok elektronik. China sebagai penemu awal rokok ini, yaitu tahun 2003, selanjutnya justru melarang keberadaan rokok ini sendiri karena dianggap membahayakan kesehatan. Hal yang sama (pelarangan rokok elektronik) akan terjadi di Indonesia,” kata Kepala Badan Pengawas Obat dan Makana (BPOM) Indonesia Kustantinah di kantornya, Jumat (13/8/2010).
Baca lebih lanjut

Jenis Font Terbaik Untuk Mata

Tahukah Anda, font apa yang paling ramah untuk mata? Ternyata sudah ada penelitian Visual Ergonomik, font apa yang paling ramah untuk mata. Jika penasaran, cek artikel berikut.

VIVAnews – Selama ini dalam memilih font huruf di komputer, Anda pasti lebih mempertimbangkan kemudahan untuk dibaca. Tetapi tahukah Anda, ada jenis font huruf dalam komputer yang paling aman untuk kesehatan mata?

Peneliti dari Laboratory of Visual Ergonomics di Amerika Serikat, mengungkap kalau font huruf Verdana yang paling aman untuk mata di antara banyak pilihan font huruf di komputer. Hal ini terkait masalah mata yang terjadi karena penggunaan komputer dalam waktu lama atau lebih dikenal dengan nama computer vision syndrome.

Gejala dari gangguan ini adalah rabun jauh (miopi) yang temporer, disfungsi otot mata, sensitivitas mata berkurang, dan mata perih. Untuk mengurangi risiko tersebut salah satu caranya adalah memilih font huruf di komputer yang aman untuk mata.

Peneliti menyimpulkan, ketegangan mata setidaknya berkurang ketika membaca teks dalam huruf Verdana. Hal ini terutama karena huruf dalam surat-surat tidak terlalu besar dan jaraknya masih harus diperbesar dengan spasi. Selain itu, para ilmuwan telah mengumumkan bahwa ukuran huruf yang optimal untuk mata yaitu ukuran 10-12.

Sumber
http://id.news.yahoo.com/viva/20100825/tls-jenis-font-terbaik-untuk-mata-34dae5e.html

Yuk, ganti font favorit ke Verdana 🙂

Lidwa.com, Website Hadits Berbahasa Indonesia

Awal RAMADHAN ini telah diluncurkan website konten Hadits 9 Imam dalam bahasa Arab dan tentunya dengan terjemahan bahasa Indonesia. Silakan ke TKP, di http://www.lidwa.com, IT’S ALL FREE. Semoga dapat bermanfaat terutama terkait pengetahuan kita akan Sunnah Rasulullah.

Proyek ini adalah lanjutan dari Pembuatan CD Hadits, oleh para penyusun yang sama dari Lidwa. Mudah2an menjadi amal jariyah bagi para penyusunnya, dan semua yang terlibat di dalamnya. Amin

Penulis, Profesi yang Menjanjikan?

Ternyata menjadi penulis berpotensi memiliki penghasilan yang menggiurkan. Nggak percaya? Coba cek berita berikut.

(Vibiznews – Business) – Muramnya kondisi ekonomi global ternyata juga dirasakan oleh penerbit buku. Dengan melempemnya harga penjualan buku hardcover dan tantangan dari e-book, perusahaan penerbit mulai banyak yang mengalami penurunan. Akan tetapi 10 penulis ternama dunia ini ternyata baik-baik saja dan justru semakin kaya. Selama periode Juni 2009 – Juni 2010, sepuluh pengarang ini menikmati total pendapatan sebesar 270 juta dolar. (20/08)

James Patterson menjadi penulis dengan pendapatan terbesar pada periode di atas, naik satu peringkat dibandingkan periode tahun sebelumnya. Pria yang dulu berprofesi sebagai copywriter junior ini terlibat langsung dengan desain sampul dan pemasaran buku-buku karyanya. Tercatat bahwa satu dari 17 novel yang terjual di AS merupakan hasil kejeniusan pria ini. Selama dua tahun belakangan ia telah menghasilkan angka fantastis 500 juta dolar untuk perusahaan penerbitnya, Hachette. Pada periode Juni 2009 – Juni 2010 Patterson menghasilkan 70 juta dolar.
Baca lebih lanjut

Busyro: Ada Rekayasa Politik Dalam Komando Jihad

Nyambung masalah Rekayasa kasus terorisme, saya masih ingat denga kasus Komando Jihad (KOMJI). Modus operandinya, adalah infiltrasi intelijen ke kelompok Muslim, untuk membuat fitnah di dalamnya, sehingga berbuntut penahanan para tokoh2 Islam.

berikut beritanya gan.

Sumber : http://www.antaranews.com/berita/1281338272/busyro-ada-rekayasa-politik-dalam-komando-jihad

Busyro: Ada Rekayasa Politik Dalam Komando Jihad

Yogyakarta (ANTARA News) – Ketua Komisi Yudisial Busyro Muqoddas mengatakan, ada unsur rekayasa politik dalam kasus Komando Jihad di era Orde Baru yang ditandai operasi intelijen melalui Operasi Khusus.

“Selain itu, juga tampak jelas penyalahgunaan aparat militer yang bernaung di bawah Komando Keamanan dan Ketertiban (Komkamtib) di tingkat pusat dan Pelaksana Khusus Daerah (Laksusda) di tingkat daerah,” katanya di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia dalam ujian promosi untuk memperolehdoktor ilmu hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, seluruh proses peradilan menunjukkan bahwa institusi peradilan berjalan di bawah kontrol politik dan kekuasaan pemerintah.

“Akibatnya, proses peradilan berjalan tidak independen dan tidak transparan,” katanya. Ia mempertahankan disertasinya berjudul Kasus Komando Jihad Ditinjau dari Perspektif Independensi dan Transparansi Kekuasaan Kehakiman di hadapan tim penguji.

Ia mengatakan,rezim Orde Baru telah menyalahgunakan kekuasaan dengan menempatkan aparat militer dan intelijen untukmerekayasa suatu lakon politik yang menimbulkan korban pada kalangan Muslim.

Muara dari proses peradilan kasus Komando Jihad itu adalah praktik kekuasaan kehakiman yang tidak independen dan tidak transparan di bawah tekanan sebuah rezim politik otoriter dan antidemokrasi.

“Indikasi itu tampak dalam proses peradilan dan putusan peradilan yang menyalahi peraturan dan ketentuan hukum sebagaimana yang harus dijunjung tinggi oleh negara hukum,” katanya.

Menurut dia, institusi peradilan menjadi alat penguasa sehingga mengakibatkan sejumlah warga negara mengalami tindakan pelanggaran hukum dan hak asasi manusia yang dilakukan oleh aparat pemerintah.

“Seiring dominasi penguasa, terjadi pelanggaran institusi peradilan yang menyebabkan kekuasaan kehakiman tidak mampu berjalan secara independen dan transparan,” kata penerima penghargaan Bung Hatta Anti Corruption Award (BHACA) pada 2008 itu.

Dalam uji disertasi dengan promotor Prof Mahfud MD itu promovendus dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan, sehingga berhak menyandang gelar doktor.
(ANT/A024)

Seputar Penahanan Ustadz Abu Bakar Baasyir (ABB) II

Yang paling banyak disorot media, bukan hanya alasan penangkapan Ustadz ABu, melainkan juga prosedur penangkapan dan penahanannya.

Berikut kutipan media seputar penahanan Ustadz ABB.

Inilah Kronologi Terorisasi Aceh yang Dipakai untuk Menjerat Ba’asyir

Penangkapan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dikaitkan dengan tudingan terlibat kegiatan terorisme di Aceh. Inilah kronologi terorisasi di Aceh yang didalangi oleh seorang desertir Brimob:

DESEMBER 2008

Israel melakukan agresi terhadap Gaza untuk yang kesekian kalinya tepatnya 27 Desember 2008 sampai 18 Januari 2009. Dalam serangan agresi ini, Israel menggunakan bom phosphor dan senjata kimia lainnya yang melanggar hukum internasional. Atas serangan agresi membabi-buta tersebut dunia merespon dengan mengeluarkan kecaman. Dunia Islam khususnya memberikan reaksi yang keras atas agresi tersebut. FPI sebagai ormas Islam yang berkedudukan di Indonesia merespon dengan mengumumkan membuka posko-posko untuk pendaftaran mujahidin guna dikirim ke Gaza.

JANUARI 2009

FPI Aceh sebagai salah satu ujung tombak dalam organisasi adalah salah satu yang menjadi pelaksana dari program rekruitmen mujahidin tersebut. Secara resmi, DPD FPI Aceh membuka posko pendaftaran pada tanggal 10 Januari 2009, bertempat di Mushola Nurul Muttaqin, desa Bathoh Banda Aceh dan Pondok Pesantren Darul Mujahidin Lhokseumawe.

Dari hasil pendaftaran tersebut berhasil menjaring sebanyak 125 orang mujahidin untuk dilatih dan kemudian bila memenuhi kriteria dan sesuai kemampuan yang dimiliki organisasi akan diberangkatkan ke Gaza. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 23-27 Januari 2009 di pesantren Darul Mujahidin Lhokseumawe. Pelatihan tersebut berlangsung terbuka dan mendapat liputan dari media lokal khususnya.

Instruktur dalam pelatihan tersebut adalah seorang yang menawarkan diri untuk menjadi pelatih yaitu Sofyan Tsauri, deserter Polisi yang pernah bertugas di Polda Jabar.

FEBRUARI 2009

Para peserta pelatihan di Aceh, yang berjumlah lebih kurang 15 orang datang ke Jakarta untuk persiapan berangkat ke Gaza.

15 Februari 2009, sebagian peserta pelatihan di Aceh yang tengah berada di Jakarta, secara individual tanpa diketahui pimpinan rombongan pergi ke Depok menemui mantan pelatih mereka yaitu Sofyan Tsauri.

21 Februari 2009, selesai persiapan untuk keberangkatan ke Gaza yang ditunda karena berbagai alasan, salah satunya serangan Israel atas Gaza telah berhenti, para mujahidin diminta untuk pulang terlebih dahulu ke Aceh, menunggu instruksi dan perkembangan situasi di Gaza lebih lanjut.

Dari 15 orang mujahidin yang datang ke Jakarta, 5 orang pulang ke Aceh dan 10 orang secara diam-diam, tanpa pemberitahuan ke DPP FPI, pergi ke Depok, rumah tempat tinggal Sofyan Tsauri, mantan pelatih mereka di Aceh.

10 orang tersebut tinggal selama lebih kurang 1 bulan di rumah Sofyan Tsauri dengan biaya yang sepenuhnya ditanggung oleh Sofyan Tsauri, termasuk uang saku dan biaya makan serta kebutuhan lainnya.

FEBRUARI-MARET 2009

Selama kurun waktu akhir Februari hingga akhir Maret 2009, 10 orang yang berasal dari Aceh tersebut dilatih dan diindoktrinasi oleh Sofyan Tsauri. Adapun salah satu bentuk indoktrinasi tersebut adalah membolehkan cara-cara perampokan untuk membiayai jihad, menyebarkan kebencian dan permusuhan semata-mata atas dasar orang asing.

Adapun pelatihan yang dilakukan adalah melakukan pelatihan menembak dengan menggunakan peluru tajam (peluru asli) di dalam Markas Komando Brimob Kelapa Dua. Masing-masing peserta pelatihan diberikan sekitar 30 hingga 40 peluru tajam untuk latihan menembak tersebut.

Peserta latih juga diberikan uang saku perminggu selama proses pelatihan tersebut.

Dari informasi yang didapatkan peserta latih, Sofyan Tsauri ini secara sengaja meletakkan surat pemecatan dari kepolisian untuk dibaca oleh peserta latih, yang berisi bahwa yang bersangkutan dipecat karena terlibat dalam kegiatan jihad, melakukan poligami dan jarang masuk kerja.

JANUARI 2010

6 orang dari 10 orang yang mengikuti pelatihan di Depok, kediaman Sofyan Tsauri, ikut serta dalam pelatihan militer di Jantho Aceh Besar. Pelatihan kali ini juga difasilitasi oleh Sofyan Tsauri.

FEBRUARI 2010

Pelatihan militer di Jantho Aceh Besar disergap oleh aparat keamanan.

MEI 2010

Pelatihan Militer di Jantho Aceh Besar dihubungkan dengan penggerebekan kelompok Dulmatin di Pamulang, dan diekspos oleh kepolisian dan media massa sebagai pelatihan untuk persiapan kegiatan terorisme.

http://www.voa-islam.com/news/indonesia/2010/08/13/9145/inilah-kronologi-terorisasi-aceh-yang-dipakai-untuk-menjerat-ba%27asyir/

Baca lebih lanjut

Seputar Penahanan Ustad Abu Bakar Baasyir (ABB)

Ustadz ABB kembali ditahan polisi, dengan tuduhan Terorisme, tuduhan klasik yang berulang-ulang dituduhkan.

Ustadz ABB pernah menjalani 2 kali hukuman.
2 September 2003 : Pengadilan memutuskan hukuman 4 tahun penjara, karena tuduhan Makar dan pelanggaran keimigrasian. Keterlibatan Ba’asyir dalam aksi makar tidak terbukti (dalam persidangan Banding), sehingga hukuman adalah kesalahan pelanggaran keimigrasian.

Berikut kronologi hukuman pertama yang dijalani Ustadz ABB

18 Oktober 2002
Ba’asyir ditetapkan tersangka oleh Kepolisian RI menyusul pengakuan Omar Al Faruq kepada Tim Mabes Polri di Afghanistan juga sebagai salah seorang tersangka pelaku pengeboman di Bali.

31 Januari 2003.
Penahanan Ba’asyir diperpanjang.

27 Februari 2003
Sehari sebelum masa penahanan Ba’asyir berakhir, kejaksaan menyatakan berkas pemeriksaan kasus Ba’asyir lengkap. Polisi menyerahkan dia ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

28 Februari 2003
Penyidik dari Markas Besar Kepolisian RI menyerahkan tersangka Ba’asyir ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Ba’asyir tidak lagi dituduh mencoba membunuh Presiden Megawati dan terlibat peledakan bom malam Natal, melainkan dituduh mencoba menggulingkan pemerintahan yang sah atau makar.

23 April 2003
Sidang perkara makar dengan terdakwa Ba’asyir digelar pertama kalinya oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di gedung Badan Meteorologi dan Geofisika, Jakarta Pusat. Ba’asyir diancam pidana 20 tahun, maksimal seumur hidup.

12 Agustus 2003
Kongres Mujahidin II Majelis Mujahidin sepakat mendudukkan kembali Abu Bakar Ba’asyir sebagai Amirul Mujahidin untuk periode 2003-2008.

12 Agustus 2003
Jaksa penuntut umum Hasan Madani menuntut terdakwa Abu Bakar Ba’asyir 15 tahun penjara. Empat dakwaan yang dituduhkan, yaitu makar, menyuruh memasukkan keterangan palsu ke dalam akta otentik, memalsukan surat, dan selaku orang asing yang berada di wilayah Indonesia secara tidak sah.

2 September 2003
Majelis Hakim memutuskan vonis 4 tahun penjara.

10 November 2003
Pengadilan tinggi menurunkan hukuman menjadi 3 tahun penjara. Keterlibatan Ba’asyir dalam aksi makar tidak terbukti. Ia hanya melanggar keimigrasian.

3 Maret 2004
Kasasi Mahkamah Agung menurunkan lagi hukuman Ba’asyir menjadi satu setengah tahun penjara.

Baca lebih lanjut

Insting Pendengaran Seorang Pemimpin

Suatu ketika Khalifah Umar bin Khattab berdiri di mimbar seraya berkata, “Wahai manusia, dengarkan dan taatilah apa yang aku katakan.” Tiba-tiba Salman al-Farisi, salah seorang sahabat yang berasal dari Persia, berdiri dan berbicara dengan lantang, “Tidak ada lagi kewajiban bagi kami untuk mendengar dan taat kepada Anda.”

Mendengar pernyataan itu, Umar bin Khattab, seorang pemimpin yang terkenal dengan ketegasannya, menerima protes keras dari Salman al-Farisi yang mantan budak. Umar tidak merasa bahwa kritikan yang disampaikan Salman akan membuatnya terhina. Karena itu, ia menerimanya dengan lapang dada dan mencari akar masalah yang membuat perintahnya tidak ditaati.

“Wahai Salman, apa yang membuatmu tak mau mendengar dan tak mau taat?” Salman pun menjawab, “Kami tak akan mendengar dan tak akan taat, sehingga Engkau menjelaskan bagaimana Engkau mendapatkan bagian dua potong kain, sementara kami semua masing-masing hanya mendapatkan satu potong saja?!”

Umar pun jadi mengerti persoalannya. Dengan tenang dan bijak, Umar memanggil putranya, Abdullah bin Umar, untuk menjelaskan perihal pakaian yang dipakainya.

Abdullah menjelaskan, bahwa pakaian yang dipakai oleh ayahnya, salah satunya adalah milikinya yang ia berikan kepada ayahnya. Hal itu dilakukannya, karena badan Umar yang tinggi besar, sehingga bila hanya satu potong kain, maka hal itu tidak cukup untuk dibuatkan pakaian.

Setelah mendengar penjelasan itu, Salman pun lalu berkata, “Kalau demikian, silakan keluarkan perintah, kami siap mendengar dan siap menaatinya.”

Di lain kesempatan, Umar bin Khattab berkhutbah selepas shalat berjamaah. Dalam khutbahnya itu, Umar membuat batasan mahar (maskawin). Tiba-tiba seorang perempuan tua berdiri menentang intruksi Umar itu.

“Atas dasar apa, Anda membatasi mahar yang berhak diterima kaum perempuan, sedangkan Allah tidak membatasinya, bahkan berfirman, ‘Dan jika kamu ingin mengganti istrimu dengan istri yang lain, sedangkan kamu telah memberikan kepada seseorang di antara mereka harta yang banyak (sebagai mahar), maka janganlah kamu mengambil kembali daripadanya barang sedikit pun. Apakah kamu akan mengambilnya kembali dengan jalan tuduhan yang dusta dan dengan (menanggung) dosa yang nyata’?” (An-Nisa’ [4]: 20).

Mendengar protes perempuan tua itu, Umar terdiam sejenak, lalu segera berkata, “Umar telah salah dan perempuan itu yang benar.” Umar pun mencabut intruksinya.

Itulah sosok Umar bin Khattab. Pemimpin yang dikenal sangat keras, tegas, dan kuat. Namun, dengan lapang dada, dia sangat terbuka dan lembut, sama sekali tidak antikritik dan tidak marah ketika diprotes. Ketika dia melakukan kesalahan, dengan cepat ia memperbaikinya, kendati protes yang disampaikan dikemukakan di hadapan umum. Ia tidak malu untuk mengakui kesalahannya bila terbukti salah. Alangkah menakjubkannya keteladanan Umar.

Oleh: Muhammad Syamlan
Sumber: Republika