Chanalbumin, Kapsul Ikan Gabus yang Kaya Manfaat

Ikan Gabus atau ikan kutuk (channa striata) merupakan sumber protein yang sangat tinggi dan juga sebagai sumber Albumin bagi penderita hipoalbumin (rendah albumin) dan luka, baik luka pasca operasi maupun luka bakar, pasca melahirkan, pasca sunat/ khitan, kecelakaan atau luka kronis lainnya.

Fungsi Utama Albumin

  • mengatur tekanan osmosis dan volume darah. Bila jumlah albumin turun maka akan terjadi penimbunan cairan dalam jaringan endema, misalnya bengkak pada kedua kaki.
  • sebagai saran pengangkut/ transportasi bahan-bahan yang kurang larut dalam air melewati plasma darah dan cairan sel.

Manfaat Mengkonsumsi Ikan Kutuk

  • meningkatkan kadar albumin dan daya tahan tubuh.
  • mempercepat penyembuhan pasca operasi.
  • mempercepat penyembuhan luka dalam/ luka luar (pasca melahirkan, khitan, patah tulang, luka bakar, dan luka kronis lain).
  • membantu penyembuhan penyakit : Hepatitis, TBC/ Infeksi Paru, Nephrotic Syndrome, Tonsilitis, Thypus, Diabetes, Stroke, Thalasemia Minor.
  • menghilangkan Oedem (pembengkakan)
  • memperbaiki gizi buruk pada bayi, anak dan ibu hamil.
  • sebagai larutan pengganti pada keadaan defisiensi albumin.

Chanalbumin adalah produk yang dibuat dari ikan kutuk (channa striata) berbentuk powder yang dikemas dalam kapsul, sehingga praktis dan mudah dikonsumsi. Chanalbumin terbuat dari daging ikan kutuk segar, ditepungkan dengan kadar air maksimal 3%. Seluruh prosesnya dikerjakan secara higienis dan tanpa bahan tambahan apapun. Kapsul yang digunakan telah memiliki sertifikat Halal no. 00140016360701.

Chanalbumin, Kapsul Kutuk, memiliki kandungan (hasil Lab Kesehatan Prop DIY)

  • Protein 79,5%
    • Albumin 30,5%
  • Mineral 5,95%
  • Kadar Air 2,84%

Setiap kapsul Chanalbumin mengandung 900mg powder ikan kutuk/ ikan gabus.

Harga : Rp.130.000/ botol @ 20 kapsul. (belum termasuk ongkos kirim)

Hubungi :

Hanum Rachmawati

Jl. Bandeng Raya No I-09

Minomartani, Ngaglik, Sleman, DIY

081578640373

Sumber : http://chanalbumin.blogspot.com/

Iklan

Spagheti dan Shalat

Apa hubungannya Shalat dan Spagheti? Temukan jawabannya di sini. Unik, menarik, dan semoga bermanfaat.

“Ustadz, boleh saya menanyakan dua hal?
Pertama ,mengapa saya tidak bisa khusyuk dalam shalat?
Kedua. Mengapa tidak ada bekas terasa di dalam shalat saya?”

Menanggapi pertanyaan itu, guru saya malah bertanya,
“Kamu suka makan Spagheti kan?”
“Iya. Itu salah satu makanan favorite saya, Stad”
“Apa yang terjadi ketika kamu menikmati Spagheti?” tanya guru saya kembali.
“hmm, saya makan dengan perlahan demi perlahan agar bisa merasakan spagheti yang tercampur dengan bumbu dan saus yang lezat”
“Apakah pernah walaupun disekitarmu berisik namun kamu bisa merasakan nikmatnya spagheti?”

Pertanyaan yang membingungkan batin saya.

“Pernah ustadz. Mungkin karena saking menikmati lezatnya spagheti saya tidak menghiraukannya”
“Baik. Pertanyaan mu tentang shalat telah terjawab dengan spagheti itu.

Pertama, Seperti halnya makan spagheti, akan sangat berbeda kenikmatannya ketika dirimu terburu-buru memakannya dibandingkan dirimu memakannya perlahan. Demikian juga shalat . Dimana kamu bisa menikmati shalat ketika dirimu melakukan shalat secara perlahan / tuma’ninah serta menikmati dan merenungi setiap gerakan shalat yang dirimu lakukan.

Ketika dirimu merasakan nikmatnya setiap gerakan shalat maka disitulah dirimu merasakan bekas dari shalat. Bagaimana mungkin dirimu merasakan bekas nikmatnya shalat jika dirimu shalat dengan tergesa-gesa. Bahkan dirimu lupa dengan surat yang kamu baca atau lupa sudah rakaat berapa, karena shalatmu hanya mengandalkan fikiran bawah sadarmu yang bekerja lantaran memandang sebagai rutinitas belaka.

Kedua untuk kekhusyukan shalat sepertihalnya ketika dirimu mampu menikmati lezatnya spagheti bahkan ditempat ramai sekalipun. Karena khusyuknya shalat sangat tergantung bagaimana dirimu bisa menikmati setiap langkah dan tahapan dari shalat itu sendiri.”

Mendengar jawaban Sang Guru, saya menyadari ternyata masih ada yang perlu disempurnakan kembali dari shalat saya selama ini. Tak disangka dari Spagheti , saya bisa mendapatkan hikmah tentang Shalat, yaitu mendapatkan kekhusyukan dengan menikmati setiap tahapan baik gerakan maupun bacaan.

Semoga tausiah guru saya yang sederhana ini berguna untuk sahabat semua.

dikutip dari tulisan :
Iwan ketan
Authorized Hypnosis Instructor

Pro Kontra Infotainment

Dunia pertelevisian lagi heboh. Video bodoh kayak binatang “mirip” artis berulangkali ditayangkan di acara2 infotainment, tanpa menghiraukan bahwa acara2 itu juga turut ditonton oleh anak-anak. Bahkan, ada yg sudah ditegur oleh KPI, yaitu Headline Newsnya MetroTV (yg ini bahkan bukan infotainment, tapi jauh lebih bodoh daripada tayangan infotainment, damn!) yang tanpa sensor menayangkan video porno itu.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menghentikan sementara Program Siaran Headline News Metro TV pukul 05.00 WIB. Penghentian ini berlaku selama sepekan.

KPI Pusat menyerahkan surat teguran pada Metro TV di kantor KPI pada Kamis 1 Juli 2010. Hadir dalam kesempatan itu Wakil Pemimpin Redaksi Metro TV, Makroen Sanjaya.

Menurut KPI Pusat, sanksi diberikan karena pada acara ini, yaitu pada berita soal razia video porno di sebuah warnet di Trenggalek, Jawa Timur pada 14 Juni pukul 05.00 WIB, menyiarkan adegan video porno.

KPI juga mewajibkan Metro TV meminta maaf secara terbuka kepada publik selama tiga hari berturut-turut dengan ketentuan waktu pagi hari pukul 07.00 WIB, siang pukul 13.00 WIB, dan malam hari pukul 19.00 WIB.

Selain itu, Metro TV diminta berjanji tidak akan melakukan pelanggaran berat seperti diatur dalam Standar Program Siaran (SPS) Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) 2009.

http://www.surya.co.id/2010/07/02/kpi-stop-headline-news-metro-tv-pagi.html

Lepas dari masalah itu, infotainment memang masih menyisakan masalah. Sebagian wartawan menganggap bahwa pekerja infotainment bukan bagian dari wartawan, sehingga hasil karyanya tidak bisa disebut sebagai berita. Alasannya :
1. berita infotainment bersifat privat, sehingga tidak pas jika dikonsumsi masyarakat umum.
2. keseimbangan berita yang mestinya cross check semua pihak terkait, seringkali tidak dilakukan pekerja infotainment. bahkan seringkali pekerja infotainment mengambil sumber dari pihak ketiga + ditambahi bumbu2 yg memanaskan situasi.
3. tidak ada nilai tambah yang bisa diperoleh masyarakat dari tayangan infotainment.

Bagaimana pendapat Anda? Infotainment adalah berita atau sampah?

NB. Pendapat ane sendiri, infotainment = ghibah, karena hanya mengorek2 aib orang, so, posisinya HARAM dlm Agama Islam.