Komentar-komentar Seputar Tragedi Pengeboman JW Marriott dan Ritz Carlton 17 Juli 2009

Terjadinya tragedi pengeboman di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton (juga Muara Angke) pada tanggal 17 Juli 2009 kemarin, semestinya mengharukan dan membuat trenyuh hati nurani kita. Namun, saya mencatat beberapa (banyak?) komentar yang saya rasa kurang manusiawi, terutama yg saya amati dari Facebook teman-teman saya, maupun dari mailist yang saya ikuti.

1. Main tuduh. Bukti-bukti belum jelas, bahkan pihak kepolisian selaku pihak penyelidik belum memberikan pernyataan resmi, pihak mana yang melakukan terorisme ini. Namun banyak sekali pihak yang sudah menuduh sana-menuduh sini (yang menurut saya belum jelas terbukti kebenarannya, alias main fitnah). Tidak tanggung-tanggung, bahkan presiden SBY sendiri-pun ikut menuduh bahwa terorisme ini terkait dengan sengketa Pemilu. Sayangnya, sikap kurang terpuji ini banyak diamini oleh rakyatnya.

Pihak-pihak yang paling banyak dituduh adalah :

– Kelompok politik tertentu, yang tidak puas dengan hasil pemilu.

– Kelompok terorisme agama garis keras. (Silakan ambil kesimpulan sendiri, agama mana yang dimaksud).

2. Bercanda dan main-main. Ada yang mengatakan “Petasan lebaran yg meledak duluan”, dll. Yang parah, ada yang bercanda gembira dengan kemenangan WO PSSI atas MU yang batal digelar. Yang paling banyak jadi bahan gurauan adalah batalnya MU main di Indonesia.

Terus terang, yang kedua ini yg paling menyesakkan hati saya. Entah kabur ke mana nurani mereka, bisa-bisanya di tengah musibah seperti ini malah ditanggapi dengan canda gurau. Kenapa ya, banyak yg nggak bisa berempati kepada mereka yang menjadi korban atas musibah ini. Kayaknya banyak yg senang melihat penderitaan orang lain.

Namun demikian, saya juga mencatat beberapa menunjukkan pendekatan empati yang sangat bagus.

3. Cuek dan nggak peduli. Entah nggak tahu kejadiannya, entah nggak tahu harus nulis apa.

Bagaimana pendapat Anda?

2 thoughts on “Komentar-komentar Seputar Tragedi Pengeboman JW Marriott dan Ritz Carlton 17 Juli 2009

  1. Kalau menurut saya..
    Para korban dan keluarga korban sudah cukup kacau gara2 kejadian ini..
    Kita tdk boleh menambah kekacauan pd mereka..
    Bukan pula acuh, itu lain sikap..
    Bersikap tenang, diam kalau memang tdk tahu apa2..

    salam kenal,
    classically

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s